Kamis, Desember 20, 2012

FAMILY IN SOCIOLOGY



Family Horton & Hunt: “family is a kinship grouping which provides for the rearing of children and for certain after bond needs.”
In the primitive society, family was a source of authority. Council of elders in the primitive times exercised great influence within the family and the society.

Structure of the family
The following relationships exist in a simple family when there are children with parents:

1. Husband & Wife 2. Father & son
3. Father & Daughter 4. Mother & Son
5. Mother & Daughter 6. Brother & brother
7. Sister & sister 8. Brother & sister
These bonds of relationship create structure of the family. These members compose a family.

Types of family
Nuclear conjugal Family: This family consists of married couple and their unmarred children living together. Husband & wife make core in this family. Radcliff Brown called it elementary family.
Consanguine Family: this family is founded upon blood relationship of a large number of kins relationships. This family is extended to blood relations together with their mates & children. It is the main bar is of kinship In Pakistani society unmarried brother and sister live together with parents. It means uncle and aunt also live together within the nuclear family. Practically it is found today in Pakistani society where father is strongly dominant.
Extended Family: It consists of three generations. Grandfather, father and son living within the family are a typical extended family. The three kinds are:
a. Extended Family: Husband & wife and their either of the married children living together.
b. Patrilineal Extended Family: parents + their sons + son’s wives and their children living together.
c. Matrilineal extended family: Parents + their daughters + daughter’s husband + their children living together.
Functions of Family as an institutions
Following are the functions of family institution.
Socialization: The child learns socialization from the parents. The realizations of ‘self’ among children also takes place through their interaction in the family.
Care for old dependents: Is also one of the man duties of family both in normal & abnormal circumstances.
An outlet for sex: It regulates the sexual behaviours on standardized patterns for the married adults.
Selection of Mates: is also done by family. The ultimate aim of this is to provide happy life to each family member. Divorces in most of cases are decided by the family.
To inculcate love & Affection among Family Members: is one of the most distinguished functions of family.
Reproduction by choice of mates’ reproduction takes place.
Economic Unit: The family is responsible for the preparation of budget and its implementation. The members of family get food; shelter, clothing etc. through this unit.
Rules of Descendants and Right of property: Family institution determines line of descendents and the right of property among the members of family. These norms are given a legal shape.
Education: Formal and informal, religious or secular education of children is in face the responsibility of the family.
Political: During election, members of the family are united for a single candidate under the leadership of their family head.
Recreation: The arrangements of recreational and amusement activities are also function of the family.
Social Control: Family enhances social control.
Religion: Family teachers the members about right and wrong ideas for family, community, country and humanity. It helps in character making.
Health coverage to children: It is also the duty of family institution to look after health of every member of the family.
Social Status: Social status and legitimacy of status is determined by family.

Minggu, September 16, 2012

WASIAT KH AHMAD SAHAL (Salah satu pendiri Pondok Modern Gontor)


Saya berbicara kali ini betul-betul dengan ihlas. Hanya akan saya ambil sedikit-sedikit, dan singkatnya, atau pucuknya saja. Semua yang akan saya sampaikan ini bahkan sedikitnya direkam dan rekaman ini nanti mudah dijadikan buku dan dapat dibaca oleh seluruh umat, sampai sampai pada anak cucu saya sendiri dan anak-anaku sekalian yang ada.

Sebagai mukaddimah, jangan sampai salah terima, kalau pondok modern, Pak Sahal ataupun Pak Zarkasi, itu anti kepada siapapun yang menjadi pegawai, anti kepada priyai, anti kepada buruh, tidak!

Sama sekali tidak. Ini supaya dicatat lebih dulu. Saya tidak menghalangi, saya tidak anti, saya tidak memusuhi, orang yang menjadi pegawai. maka disini saya tekankan di dalam niatmu. Jangan salah niat, kalau sampai salah niat akan rugi hidupmu. Selama hidupmu hanya akan rugi karena salah niat.

Kalau saya, rumah tangga saya, anak istri cucu saya kebetulan kecukupan, jangan katakan saya ini bangga. Saya hanya bersukur saja. Hanya kebetulan, bukan sombong, dan tidak bangga.

Umpamanya masuk pondok modern ini ingin jadi pegawai, itu berarti niatmu sudah kalang kabut. Jangan sampai niatmu itu rusak. Maka disini saya beri jalan, bagaimana cara orang hidup.

Kalau sekarang anak-anak ini kebetulan melarat orang tuanya, jangan kecil hati. Sekiranya anak-anak ini kaya orang tuanya, jangan berbesar hati. Ini diantaranya saya anggap penting dalam pembicaraan saya ini. saya tidak punya apa-apa, tetapi berani hidup. BERANI HIDUP TAK TAKUT MATI. TAKUT MATI JANGAN HIDUP, TAKUT HIDUP MATI SAJA, ini semboyan saya.

Segala titah apapun, cacing-cacing, kutu-kutu, walang, kalajengking, kodok, kadal, semut, semua sudah dijamin rezekinya oleh Allah. Ini yang saya pegang. Wamaa min dabbaatin fil ardi illa’allallaahi rizquha. Harrik yadaka undzil alaikan rizqo. Ini harus diingat, gerakkan tanganmu dan Allah akan menurunkan rezeki kepadamu.

Sungguh saya sudah tidak punya apa-apa. Konsekuensinya saya digoda sampai melarat habis-habisan, tapi pikiran saya tidak sampai lepas.”Kumlawe gumreged”, kumlawe artinya tangan digerakkan dan gumreged artinya makan.

Jangan kecil hati karena tidak menjadi pegawai. menghadapi hidup jangan kecil hati, betul-betul jangan kecil hati. Pada suatu masa, beban akan menimpa keluarga, sebagaimana yang pernah dialami keluarga saya. Bagaimana orang tua saya menyekolahkan anak-anaknya, apa yang saya pakai untuk menyekolahkan anak-anak saya.

Anak saya sekolah ini, anak pak lurah sekolah HIS yang uang sekolahnya sampai 3 gulden atau 3 rupiah, artinya padi satu kuintal. Tapi saya bismillah, tanah saya sebelah sana sebanyak seperempat hektar telah saya wakafkan, yang sebelah situ setengah hektar pun sudah saya wakfkan. Hanya tanaman itu (pohon kelapa), selama anak pak sahal masih sekolah hasilnya masih tetap dipungut untuk menyekolahkan anak-anak pak sahal. Yang berarti anak-anak itu akan meneruskan cita-cita pak Sahal.

Itu diantara nasib yang saya alami tetapi tetap berani, berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja.

Tak perlu korupsi bisa hidup. Jangan kecil hati. Jangan edan-edanan. Saya tidak anti kalau anak-anakku nanti menjadi mahasiswa, menjadi sarjana, kemudian menjadi pegawai, jadi buruh, gajinya sebulan dua puluh lima ribu sampai lima puluh ribu. Tapi jangan kesana tekanannya. Jangan terlalu menggaris bawahi kesana, sampai-sampai lupa kepada tugasnya.

Kalau orang sudah menjadi pegawai mati otaknya. Ini tidak semua, tapi pada umumnya. Sudah sekolah setengah mati, masuk tsyanawiyah terus masuk ke gontor lalu menjadi mahasiswa, ahirnya menjadi pegawai, lupa segalanya. Kitabnya tidak dibaca lagi. Tabligh tidak mau. Nasib rakyat tidak dipedulikan, hanya mengumpul dengan anak istrinya. Khianat……khianat…..!!!!

Hanya menghitung-hitung, tanggal berapa ini? kurang berapa lagi sebulan? Kapan naik pangkatnya? Kapan naik gaji? Kapan ini? Kapan itu? Hidupnya jor-joran denggan kawan-kawannya. Naudzubillah……

Sudah mondok sekian lamanya belajar agama seperti tafsir, hadist, dan lainnya. Tidak untuk mengurus tabligh, tidak untuk ngurus, tidak untuk apa-apa. Hilang setelah jadi pegawai. Sudah lupa kepada masyarakat, sudah lupa kepada negara, sudah lupa kepada nasib agama.

Masih untung kalau mau sembahyang atau jum’atan, itulah pegawai. Boleh dilihat jadi pegawai sepuluh atau duapuluh tahun belum bisa buat rumah. Itu biasa, paling-paling kalung sebentar, cincin sebentar, Honda sebentar.

Jangan sampai anak-anak sekalian menyandarkan warisan orang tua. Warisan tidak memberkahi, anggaplah tidak akan menerima warisan. Hidup self help, berani menolong diri sendiri. Maka kalau hanya menyandarkan hanya pada orang tua itu namanya kere, pengemis. Kalau memang jantan, tidak usah menerima warisan orang tua, seperti Triumurti, Pak Sahal, Pak Zarkasih, dan Pak Fanani. Ayah saya hanya mempunyai sawah tidak lebih dari satu hektar, tapi anak-anaknya seperti saya, Pak Lurah, Pak Fanani, Pak Zar dan lainnya, sabar.

Pegang doran, pegang cangkul, betul-betul petani. Pak Lurah sepuh, ayahnya Pak Iwuk, juga mencangkul. Saya pun demikian, tapi tidak kecil hati. Zaman dulu, kalau orang sudah sekolah Belanda itu merasa orang nigrat. Merasa orang terpandang, merasa maju, orang yang cerdas, karena sekolah disekolahkan Belanda. Tapi ayah saya tidak demikian, ayah saya seorang kiyai di desa, tetapi terpandang, jujur, adil dan di cintai.

Menjadi murid atau santri pondok modern jangan kecil hati. Kamu itu belum apa-apa, besarkan hatimu. Yen wanio ing gampang, wedio ing pakewuh, sabarang ora kelakon, ini wasiat Ramayana, artinya : “Kalau hanya ingin enak saja, takut kesulitan, takut kesukaran hidup, apa saja tidak akan tercapai”. Hidup adalah perjuangan, lieben is treigen. Itulah manusia hidup di dunia. jangan takut hidup. Ini yang harus dipegang mulai dari sekarang.

Yang lebih penting lagi adalah jujur. Percaya kepada Allah. Jangan kecil hati. Inilah yang saya amanatkan. Amanat yang saya pidatokan, yang pertama kali mengenai iqtisyodiyyah, mengenai ekonomi, pengupa jiwa, golek sundang pangan, sangune urep.

Jangan sampai anak-anakku iri kepada kawan-kawannya yang menjadi pegawai. iri kepada orang yang mendapatkan gaji. Sekali lagi jangan kecil hati. Jangan salah niat. Ini yang saya pertama kali tanamkan kepada anak-anakku.

Jangan takut hidup. Yang penting iman kuat. Jaga kehormatan, insyaallah cukup rezeki. Ini saja anak-anakku, mudah-mudahan ada manfaatnya, ada berkahnya, untuk hidup di dunia akhirat, khusnul khotimah.

Senin, September 10, 2012

BELAJAR HINDI : JANE NAHIN DENGE TUJHE


Assalamualaikum,Sobat Sobit......!!!
Kya hal haii...

Kawan kawan pasti tidak asing dengan film 3 Idiots kan?,so pasti..,salah satu film india yang penuh dengan pelajaran hidup,yang dikemas dengan humor yang bikin ngakak ampe guling guling di jalan (apalagi pas adegannya Cathur Ramalingam baca pidato pake bahasa sanskrit ),asli,admin nggak bosen bosen nonton adegan yang itu.Thud Thudiya padhaam :D
Nah,dalam kesempatan kali ini admin akan mengajak antum antum sekalian buat nyanyi,sambil belajar bahasa urdu dengan salah satu Soundtrack film 3 Idiots yang berjudul "Jaane Nahin,Denge Tujhe".Lagunya menyentuh banget boo,dan pas banget adegan adegannya pas sedih,contohnya pas Raju Rastogi loncat dari jendelanya Virus.
Yuuk langsung chek ke TKP.




Ni dia Lirik ama artinya :

(jaane nahin denge tujhe
we will not allow you to go away
jaane tujhe denge nahin)
(we) will not let you go

chahe tujhko rab bulaa le
whether God calls you
hum na rab se darne waale
we are not going to be afraid of that God even
raahon mein dat ke khade hain hum
we are standing firmly in a way

yaaron se nazrein chura le
whether you hide your eyes from us (friends)
chahe jitna dum laage le
or put any kind of force
jaane na tujhko aise denge hum
we will not let you go away this way

jaane nahin denge tujhe
we will not allow you to go away
jaane tujhe denge nahin
will not let you go

do kadam ka yeh safar hai
it (life) is the journey of two steps
umr chhoti si dagar hai
life is a small/short path
ek kadam mein ladkhadaya kyon
and how did you get stumbled in just one step

sunn le yaaron ki yeh baatein
listen to the talks of friends
beetengi sab gum ki raatin
the nights of sorrows will pass away
yaaron se rootha hai saaale kyunn
why are you displeased with your friends

(jaane nahin denge tujhe
we will not allow you to go away
jaane tujhe denge nahin)
will not let you go

maa ne khat mein kya likhaa tha
what did your mother wrote in the letter
jiye tu jug jug yeh kahaa tha
she said you to live forever
chaar pal bhi jee na paaye tu
but you don't even lived for four moments

yaaron se nazrein milaa le
match your eyes with your friends
ek baar tu muskura de
smile just for once
uth ja saale yun sataaata hai kyonn
wake up you freak, why are you teasing

(jaane nahin denge tujhe
we will not allow you to go away
jaane tujhe denge nahin)
will not let you go

Nah,artinya kurang lebih begitu..keren kan?
yang "hum na rab se darne waale
we are not going to be afraid of that god even" itu bukan bermaksud kafir ato gmana yah,namanya juga lagu,pasti dibikin lebay ato ber "hiperbola',apalagi ini lagu India...tempat paling lebay di dunia.
Yang penting dari lagu ini kita bisa belajar bahasa urdu dikit dikit lah..ya nggak?, Ya aja deh.....(^_^")/.
Dah dulu ya, admin mo mandi dulu nih.(sambil joget india tentunya...asololeee)
Khuda Hafiz,Wassalamualaikum.
Kaffarotul majlis #eh

Jumat, September 07, 2012

MAINAN ANAK 90-AN ABIS LEBARAN


     Sehabis Lebaran (atau hari raya lainnya) bisa dibilang salah satu masa yang cukup menyenangkan dan berkesan. Karena apa? Karena duitnya doooong. Salam tempel hasil berperilaku manis selama hari raya, cium tangan sama seluruh sanak sodara dan tetangga sekalian. Recehan sih emang yang dikasih, tapi justru itu, tumpukan duit yang bikin kantong celana baru jadi gendut gendut itu rasanya, oh sungguh tak ada duanya. Apalagi kalau ada Om atau Tante favorit yang kalau ngasih duit langsung jackpot, setara sama salaman dengan 10 rumah dijadiin satu, huwoooh. Namanya anak kecil kalo dapet duit buat apa sih? Gak mungkin buat beli saham kan? Ya mungkin aja sih kalo anaknya dari kecil udah keliwat pinter, gak kayak kamu. Tapi pada umumnya sih anak kecil kalo dapet duit selalu dibeliin mainan. Nah, mainan apa sih yang paling sering dibeli sama anak-anak jaman dulu?

Tamiya
Ini jawaban yang lumayan paling banyak dijawab dari hasil tanya sana sini. Kenapa? Ya gak tahu, mungkin karena pada masa itu Tamiya lagi happening dan harganya lumayan mahal untuk ukuran bocah. Yaa, kira-kira mesti 3 kali nilai delapan deh baru dibeliin sama bokap nyokap. Belum lagi spare partnya. Terus masak punya Tamiya cuma satu, kayaknya kurang gimana gitu. Apalagi jaman dulu ada seri Dash Yonkuro. Makin pengen punya banyak Tamiya deh. Dinamo kamu apa dulu??

BB Gun
Masih inget senapan mainan ini gak? Yang pake peluru bulet plastik kecil warna warni, lumayan ngilu kalo kena tembak. Paling seru sore-sore mainan ginian, bikin tim perang sama anak RT sebelah, lari-larian gerilya keliling komplek, teriak teriak. Seringkali gak pake aturan yang jelas mengenai menang kalah, pokoknya kejar-kejaran tembak orang sebanyak mungkin. Lebih seru dari main CS lho.

Kaset Sega 
FIFA 96 atau gak game berapa-in-one gitu, yang dalam satu kaset bisa ada beberapa permainan. Masih ada yang inget Bare Knuckles? Seru banget ya. Main rame-rame dari pagi sampe sore, biasanya kan kalau abis Lebaran masih ada libur tuh seminggu. Apalagi kalau temen yang pada mudik udah pada pulang. Seru. Jaman dulu kalo namanya mau main console bareng mah harus main ke rumah temen, gak bisa cuma via PSN / Xbox Live.

Bola dan Sepatu Bola 
Biasanya kan kalo main bola di lapangan pake sepatu sekolah biasa, nah karena lagi punya duit, beli sepatu bola dan bola baru dong. Sepatunya yang buat main di lapangan gede yang banyak pul-nya, apalagi kalo sepatu bolanya pul-nya besi udh keren banget lah, atlet banget. Kalo yang dapet duitnya lebih banyak belinya Adidas Predator. Wih udah paling pol tuh.

Apapun yang Diiklankan di Acara Kartun Minggu Pagi.
Kalau dulu waktu bocah kamu sering nonton kartun Minggu pagi, pasti pernah ngiler lah sama mainan-mainan yang diiklanin di sela-sela kartun tersebut. Bintang iklannya biasanya anak-anak bule dan mainannya dijualnya di mal gede dengan batere terpisah.  Biasanya sih anak cewek yang doyan beli mainan ginian, dari mulai Barbie terbaru yang rambutnya bisa dilepas-lepas, mainan masak-masakan pake lilin yang bisa bikin burger, pizza dsb, mainan kasir-kasiran supermarket lengkap dengan troli. Gitu gitu lah.

Kalau kamu? Dulu beli apa abis dapet duit lebaran? Share di komen yaa.

Kamis, Juli 26, 2012

PERFECT CRIME : MASA LALU

Assalamualaikum
Bagaimana kabarnya nih sobat sobat semua?.Pasti pada baik baik aja kan,kecuali yang lagi nggak baik :D.
Dalam kesempatan kali ini,BlackBlock akan sedikit bercerita tentang Ramadhan di Pondok,cerita waktu masih jadi santri.
Selama nyantri,Ramadhan berarti liburan,kecuali bagi kelas 5 dan 6,karena mereka diharuskan mukim di pondok untuk yudisium kelulusan (bagi kelas 6) dan yudisium kenaikan (bagi kelas 5).Selama masa mukim kelas 5 lah yang paling seru dan berkesan menurut admin,karena kita merasakan Ramadhan full dari awal sampai akhir.
Selama mukim tersebut banyak yang kita kerjakan,mulai dari ngecor gedung rabithah (bayangin siang siang panas panas puasa puasa ngecor....(-__-"),ngecat tongkat POT,beli es batu buat buka puasa,beli ayam di rumah orang kampung (sssttt....uskut faqot naam),dan salah satu yang paling seru,bikin basecamp di kamar konsulat (^_^").

Ada satu kisah menarik yang mungkin sampai sekarang tak terlupakan,di kamar konsulat kami.Sebelum Yudisium Kenaikan kelas,kami membeli 3 ekor ayam nungging di tempat biasa (pasti tau lahh......ckckckck),untuk berbuka puasa di "ghurfah konsul".
Lajnah sudah dibentuk,dana sudah terkumpul...dan strategi perang,eh...makan sudah di briefing kepada seluruh personel LASKAR DAJAJAH.
Sore itu,LASKAR DAJAJAH menjalankan aksinya,admin membeli es batu,Nizam membeli kerupuk,Ramdhan sama Komeng beli gorengan,Zaimun menyiapkan tempat bersama Gasa,arif taksipi sama Ateq beli ayam.

MISSION STARTED

Beberapa menit menjelang buka puasa.....
Laskar Dajajah sudah berbaris rapi duduk satu kaki di depan hamparan koran,dengan 3 ekor ayam yang siap dieksekusi diatas nasi kuning yang memerah dengan sambel yang mmmmm......undescriptable.
Panglima Perang sudah meniup terompet,dan kami pun mulai merangsek menembus lapisan pertahanan nasi kuning suap demi suap.......TAPI.
Tiba tiba ada suara yang sangat familiar berkata "Kholas akhi,ke masjid dulu...nanti setelah maghrib makannya,utruk awwalan att to'am".Jegerrrrr.....benteng kami tertembak catapult dari pasukan musuh.ternyata salah satu Staff pengasuhan sudah dibelakang kami.Speechless...hanya keringat dingin yang menetes,bergulir dari pipi kami lalu jatuh ke butiran nasi yang belum tertembus sepenuhnya oleh serangan Laskar Dajajah.Beberapa detik kami masih dalam posisi itu,smooth..tanpa gerakan.Lalu tiba tiba suara sang Ustad memecah keheningan itu "Ayo tunggu apa lagi...dah Azan tuh,nanti makannya dilanjutkan setelah maghrib saja,sekarang ke masjid dulu".

Jenderal perang kami berteriak "FAllbackk.....(mundur)".
Kami pun mulai berangsur angsur menarik pasukan,kemudian berganti sarung dan pergi ke masjid.
Dengan perasaan yang nggak karuan,karena takut ada serangan susulan setelah penyergapan di lembah "Ghurvahkonsul".sedangkan 2 hari lagi adalah yudisium kenaikan kelas.Entah mengapa sholat maghrib ketika itu sangat lama sekali kami rasakan,dan sujud kami lebih lama dari biasanya.Setelah maghrib,ada perkumpulan depan Pengasuhan untuk penyampaian pengumuman,dan kamu masih tetap merunduk syahdu (ceileee).Tapi pengumuman selesai dibacakan dan tak ada vonis apapun bagi kami,bahkan tak ada selentingan apapun.Kami pun kembali memacu kuda kami menuju medan perang yang kami tinggalkan tadi,membantai sisa musuh yang masih ngesot meregang nyawa..tapi kami tidak merasakan nikmatnya lagi ketika kami menghujamkan pedang kami ke daging daging yang sudah berlumuran sambel.Karena masih terbayang akan vonis yang mungkin akan kami dapatkan nanti malam selepas taraweh.

Setelah selesai membantaiseluruh pasukan musuh,kami pun mengadakan doa bersama,untuk kelanjutan nasib kita yang tidak tentu.

SHALAT TARAWIH

Shalat tarawih saat itu seperti 1000 rakaat.Nggak selesai selesai.Setelah selesai tarawih,seperti biasa ada perkumpulan di depan Kantor Pengasuhan.Biasanya di perkumpulan macam itu akan banyak eksekusi eksekusi para kriminal yang tertangkap di hari itu.setelah menunggu kemungkinan nama kami dipanggil untuk beberapa jam,sunyi sekali saat itu..sehingga kami mampi mendengar detak jantung kami sendiri (lebehhhh.....),tak kunjung jua nama kami terdengar.DAn akhirnya........."Nakhtatim bi kaffaratul majlis,".
pertemuan itu ditutup tanpa ada nama kami terdengar.

Hari itu kami sukses melakikan kriminal tingkat dewa,ketahuan,tanpa hukuman.
INNOCENTLY.



BONUSSSSSSS>>>>>>>>>>>>>.....dapatkan terompet sahur disini,silahkan didownload "TEROMPET SAHUR"

Selasa, Juli 24, 2012

BAGAIMANA SAYA BISA DISINI : SEBUAH TUTORIAL

Assalamualaikum,
Hai sobat sobat yang budiman,yang nggak budiman nggak hai *becanda lhoo.Dalam kesempatan kali ini saya akan sedikit berdongeng,tentang bagaimana saya bisa bersemayam,atau boleh juga mbaurekso di Islamabad sini.Ya ,Islamabad sini bukan sono.

Pada jaman dulu,eh maaf...nggak dulu dulu amat juga sih,sekitar tahun 2010 Masehi,setelah pengabdian saya dinyatakan usai dengan sehat wal afiat oleh bapak pengasuh pondok,saya agak bingung mau lanjut kuliah dimana.Karena pada saat itu saya sudah mantap ingin mengambil jurusan di ilmu sosial,bukan ilmu keagamaan.Awalnya saya sudah mempersiapkan berkas untuk ke IIUM (International Islamic University Malaysia),tapi kok setelah dihitung hitung biayanya terlalu wah untuk keluarga saya yang tinggal di desa nun jauh dipelosok Bantul Projotamansari (salah satu kabupaten di Jogjakarta).Maka saya pun mencari tempat lain di Internet.Ketika googling,tak sengaja ketemu IIUI,sodara jauhnya IIUM,yang berada di Islamabad.Setelah coba coba mencari info,ternyata kok biayanya murah,bahkan notabene lebih murah daripada di Indonesia (dsini gak perlu pusing mikirin motor,ama kos kosan).maka saya pun mulai gencar mencari siapa yang dapat dihubungi di Islamabad,kebetulan ada beberapa kawan Gontor yang sudah lebih dahulu bersemayam disana.Setelah bercuap cuap cikidap cikidap oi oi beberapa waktu,saya pun mantap melanjutkan disana,terlepas dari isu bahwa Pakistan tu negara konflik,negara teroris,negara chaos de el el.Nah,diberitahulah saya bahwa untuk melanjutkan kuliah disini ada syarat syarat yang harus di lengkapi.

Karena banyak yang request, bolehlah saya sedikit bercerita tentang syarat syarat tersebut.

A.Dokumen Yang Dibutuhkan.

1.Ijazah beserta Terjemahan dalam bahasa Inggris.

Ijazah disni bukan hanya ijazah SMA atau KMI saja,tapi ijazah dari eS De sampai SMA/KMI,dan juga di sertakan terjemahannya kedalam bahasa inggris.Untuk info terjemahan,dulu saya terjemahin di Malang,di penerjemah tersumpah,per lembarnya 50 ribu.Untuk Penerjemah banyak kok di kota kota besar seperti Jakarta,Jogja,Surabaya,Malang.

2.Biodata

Biodatanya diisi selengkap lengkapnya,termasuk nama ayah n nama ibu,nama pacar nggak usah (-___-") .Lalu fakultas dan Jurusan yang dipilih.

3.Surat Keterangan/hantaran dari Kementrian Agama tingkat kabupaten

Caranya,pertama minta surat hantaran ke direktur KMI,untuk minta hantaran ke kementrian agama kabupaten bahwa NAMA :........... Akan melanjutkan studi ke IIUI.yak...bonus !!! akan saya sertakan contoh dokumennya yang bisa anda download secara cuma cuma di link download dibawah. :D

4.PASPOR

Yaiyalah bro,masak mo keluar negeri gak pake paspor?...tapi untuk syarat pendaftaran,kamu cukup lampirkan fotokopinya saja.

5.kartu keluarga (terjemahannya aja)

Jadi kartu keluarga juga diterjemahin bro

6.Foto

Kalo foto,kamu cukup foto aja dengan background putih (foto warna yah),lalu kirimin ke email kita..ntar kita cetakin.

7.Uang

Biaya pendaftaran tergantung fakultas masing masing,jadi nanti kalo udah mo didaftarin, kita informasikan berapa biaya yang harus kamu bayar.Biasanya untuk pendaftaran $50,dan selebihnya nanti bisa di informasikan oleh yang mengurus dari IKPM,atau mahasiswa yang disini.

8.TOEFL (opsional)
Nah untuk yang satu ini,hanya beberpa fakultas saja yang mewajibkan TOEFL,seperti Faculty of Applied Science (termasuk matematika,fisika dsb) dan sebagian Social Sciences.Tapi yang jelas untuk yang jurusan Ushuluddin,Shariah,Bahasa Arab...ya nggak lah.


B.Langkah Langkah

setelah dokumen lengkap,kirimkan seluruh berkas ke teman yang ada disini,ke saya juga boleh..
Setelah dikirim,kita akan daftarkan.nah,setelah didaftarin,kita akan menunggu 2 surat.Yang pertama calling letter dari Universitas,lalu surat dari HEC (Higher Education Commissioner).kalo udah keluar 2 surat itu,kamu boleh ke Jakarta untuk apply visa.
Nah,dokumen dokumen yang harus dibawa ketika apply visa adalah :
1.Calling Letter Universitas
2.Foto (bawa aja 8 lembar ukuran passport)
3.surat HEC
4.Surat dari kementrian Agama (yang satu dikirim,yang satu buat apply visa),makanya dicopy.
5.SKCK (dari kepolisian,jika diminta...untuk info lebih lanjut,nanti jika sudah mau bikin visa bisa tanya ke saya :D).

kalo sobat udah apply visa,surat yang kamu kumpulin ke kedutaan akan dikirim balik ke Pakistan untuk di izinkan apa nggak.Jadi kita nunggu surat izin dari Kementrian Dalam Negeri Pakistan untuk menerbitkan visa.(kadang ini nih yang bikin lama).
Kalo surat ini udah diterbitkan,taraaaa........hape kamu akan dipanggil oleh pihak Kedutaan di Jakarta,lalu kamu akan dikasi visa,nggak gratis.hahaha
biaya visa sekitar 960 ribu.
Setelah visa Pakistan nempel diPassport kamu,silahkan beli tiket pesawat kesini,jangan tiket kereta yah....nggak bakalan nyampe.Tiket pesawat boleh Thai Airlines,boleh emirates,Boleh Cathay Pacific....sesuai selera masing masing.

dan kalo dah mau berangkat,sebaiknya hubungi kita dulu...biar bisa dijemput di bandara gitu.Ntar kalo nggak hubungi kita,tau tau dah nyampe disini dan gak bisa ngomong bahasa urdu,taunya cuma acha acha nehi nehi kan repot bro. (>_<").
Untuk info tentang fakultas yang tersedia,kunjungi saja website resminya di www.iiu.edu.pk

BONUSS.........
Contoh surat surat dan briefing tentang langkah langkah kesini bisa di download di link ini :
http://adf.ly/MeRJ7

Sabtu, Juli 21, 2012

RAMADHAN PERDANA DAN LORONG WAKTU

Assalamualaikum sobat sobat sekalian,Alhamdulillah yah...Ramadhan udah datang lagi.Dulu waktu masih santri seneng banget kalo denger yang namanya Ramadhan,karena Ramadhan berarti LIBURAN...and nobody hate vacation :D .

Ramadhan waktu eS De ama ramadhan sekarang pastinya kita rasakan jauh beda ya,dulu kita abis subuhan di masjid....jalan jalan sambil main petasan.Sekarang....abis subuhan ya,naruh kepala diatas bantal (-__^").Oiya sob...saya masih bingung sampe sekarang,kenapa petasan itu maraknya cuma pas puasa aja yah?,padahal puasa nggak puasa bunyinya tetep sama hehehe.

Salah satu yang mengingatkan saya indahnya ramadhan di waktu eS De adalah adanya sinetron LORONG WAKTU,yang dibintangi oleh Deddy Mizwar Dkk.Kayaknya emang hanya itu yang bisa disebut sinetron,sinetron yang lain mah ceritanya gitu gitu aja,nangis berantem ada penjahat yang suka tertawa terbahak bahak de el el.

Admit it...kalo sobat sobat sekalian juga penggemar Lorong Waktu,pasti hafal dengan scene scene dimana sang ustadz neken tombol "ENTER" (that awesome moment,and I tried to do it also with my computer but nothings happen LOL) lalu taraaaaaa......tau tau si Zidan ama pak Haji dah pindah kemanaa gitu.

Untuk sekedar nostalgia,nih saya kasih bonus OST lorong waktu 1 yang paling berkesan menurut saya :D


sambil nyanyi yahh (tak kasi liriknya juga deh )
 ni liriknya

PadaMu Tuhan…
Ku mohon kasih sayang yang dalam, 
KaruniaMu senantiasa memberi damai dunia 
Puji syukurku kehadiratMu Tuhan 
Atas segalanya 
Kau berikan, 
Kau janjikan… 

Kau jadikan kami insan di dunia dan seisinya 
Yang ada dan tiada atas kehendakMu 
maka jadilah… 

PadaMu kuserahkan, 
padaMu kupasrahkan
PadaMu ku bersujud, padaMu ku berteduh hanya padaMu ya Ilahi…..

Selamat berpuasa sobat :D
Islamabad, 1 Ramadhan 1433 H

Minggu, Juli 15, 2012

TIME TO KICK BACK

Sejak kecil gue gak doyan ama yang namanya susu putih,entah kenapa gue juga gak tau.Mak gue juga udah lupa kapan terakhir gue minum susu putih.Parahnya,di Pakistan banyak banget makanan yang pake susu,ampe makan nasi pun pake susu.Kamar gue,dengan seorang pelajar macam gue,dan tiga bhaijan ,termasuk ramai banyak pengunjung.Positifnya : Kadang mereka bawa makanan sama buah buahan.Negatifnya : Yang datang tingkat berpikirnya tak jauh beda dengan yang dikunjungi.

Temen gue ada yang gundul alias tak berambut,dan dia punya komunitas gundul juga.Entah karena iseng,atau memang mereka pengen bikin geng macam geng motor atau bikin boyband,tapi yang datang ke kamar nyariin dia biasanya juga gundul.

Suatu saat temen gue yang gundul lagi keluar sebentar nyari apa gitu, (bukan urusan gue dia mo nyari jangkrik kek,buaya putih kek ato apalah),dateng temennya gundul juga dengan hidung panjang bulat.Karena gue juga lupa nanya namanya ,tapi dia pasti berasal dari Punjab keliatan dari logatnya yang medok ,kita sebut aja “Si Squidward”,mirip banget pokoknya.

Nah si Squidward ini gue suruh tunggu aja di kamar selagi temen gue pergi,”paling juga cuma bentar” ,kata gue.Dia pun duduk di kasur temen gue trus nawarin gue samting,yang ternyata SUSU KEBO MURNI DARI KEBO…..(yaiyalah,masa dari coro).Gue pun nolak dengan halus sambil naruh tangan di dada kiri ,macam gayanya Hittler.

“Why don’t you want milk?” tanya si Squidward penasaran.

“Gue gak doyan susu” jawab gue singkat.

“So there is no cow in Indonesia” si Squidward menyimpulkan.

Gubrakk……*sound effect

Gue : “Yes” sahut gue .*Pasang headset ,males dengerin si Squidward
.
Pas kebetulan temen gue dateng,ternyata dia nggak nyari jangkrik ataupun buaya putih ,cuma nyari angin(gimana tuh nyarinya?) .Mereka pun asyik cipika cipiki cuap cuap ngobrolin apa aja termasuk Sapi di Indonesia.

Gue mah diem aja,tetep ajeb ajeb dengerin Iwak Peyek Trio Macan di Headset.Tiba tiba router wifi gue kesenggol dia,macet deh download gue.

”Bro..tolong benerin colokan router itu dong” kata gue ke si Squidward.Dia pun beranjak ke arah router trus sok sibuk.

semenit………(lubang hidung sebelah kanan gue mulai gatel)

beberapa menit………(yang kiri ikut ikutan gatel)

(udah males ngitung,…..lama amat sih ),”Udah belom?” gue gak sabar.


“Router itu apa sih?” kata dia.

----Time to KICK BACK----

Gue jawab “So,there is no internet in Punjab”.



Kemudian hening.

BADAI TAK BERLALU

Sebagai mahasiswa BS alias masih undergraduate,gue tinggal di asrama dengan kamar untuk berempat.Kamar gue berada di lantai 3 paling barat,yang otomatis kalo musim panas,panasnya bisa bikin kepala gue bertanduk kaya hellboy.Belum lagi diperparah dengan kehadiran 3 bhaijan dikamar gue.Lengkap sudah dekorasi kamar gue,gak jauh beda ama”neraka bocor “.Nah,kalo pas summer gitu Islamabad sering banget badai debu,parahnya lagi makhluk makhluk penghuni kamar gue keliatan ngaco nya saat saat seperti itu.

Suatu siang,gue lagi sibuk mecahin kepala orang di Call of Duty,tiba tiba angin bertiup nggak karuan disertai debu dan pasir yang otomatis masuk kamar karena jendela nggak tertutup.Gue pun beranjak dari leptop setelah tekan tombol pause buat nutup jendela,
tapi “Waittt……..” kata temen sekamar gue.
”Apaan..?” gue tanya balik.

“Don’t close the window”jawabnya.

“Lu kagak liat apa kamar ni udah kemasukan pasir kaya pantai gini?”

“Tapi panas tauk,kalo lu tutup jendelanya…udah ntar debunya KITA bersiin” sangkalnya.

“Yaudahdeh…….”,gue males debat sama keturunan terakhir Bani Israil ini (ngakunya
gitu),gue pun balik ke leptop lanjut bunuhin orang.

30 menit kemudian badai keliatan udah reda,gue tengok si temen gue masih indehoi dengan headset dicolokin ke telinganya sambil geleng geleng kepala dengerin dangdut bollywood kesukaanya.

“Orang ini gak tanggep rupanya…”batin gue,yasudahlah gue lagi baek hari ini.Gue pun ambil sapu trus ancang ancang mo nyapu,tapi…..si bhaijan teriak lagi “waiitt…..”

(Gue lega,pasti dia mo gantiin ane nyapu…..)

But what happens then…….

“Ngapain dibersiin “ kata makhluk itu.

“Are ya’ kidding mee???....” gue mulai hot.

“No yaar,ini debu di kamar bisa buat tayamum sampe entar lulus BS” kata dia dengan wajah innocent nya.




Gue nya cuma bisa ke kamar mandi duduk dibawah shower sambil ngademin kepala….


Kamis, Juni 07, 2012

Nasehat pelawak legendaris Charlie Chaplin kepada putrinya,Geraldine


Geraldine putriku, aku jauh darimu, namun sekejap pun wajahmu tidak pernah jauh dari benakku. Tapi kau dimana? Di Paris di atas panggung teater megah... aku tahu ini bahwa dalam keheningan malam, aku mendengar langkahmu. Aku mendengar peranmu di teater itu, kau tampil sebagai putri penguasa yang ditawan oleh bangsa Tartar. Geraldine, jadilah kau pemeran bintang namun jika kau mendengar pujian para pemirsa dan kau mencium harum memabukkan bunga-bunga yang dikirim untukmu, waspadailah. Duduklah dan bacalah surat ini... aku adalah Ayahmu. Kini adalah giliranmu untuk tampil dan menggapai puncak kebanggan. Kini adalah giliranmu untuk melayang ke angkasa bersama riuh suara tepuk tangan para pemirsa. Terbanglah ke angkasa namun sekali-kali pijakkan kakimu di bumi dan saksikanlah kehidupan masyarakat. Kehidupan yang mereka tampilkan dengan perut kosong kelaparan di saat kedua kaki mereka bergemetar karena kemiskinan. Dulu aku juga salah satu dari mereka. Geraldine putriku, kau tidak mengenalku dengan baik. Pada malam-malam saat jauh darimu aku menceritakan banyak kisah kepadamu namun aku tidak pernah mengungkapkan penderitaan dan kesedihanku. Ini juga kisah yang menarik. Cerita tentang seorang badut lapar yang menyanyi dan menerima sedekah di tempat terburuk di London. Ini adalah ceritaku. Aku telah merasakan kelaparan. Aku merasakan pedihnya kemiskinan. Yang lebih parah lagi, aku telah merasakan penderitaan dan kehinaan badut gelandangan itu yang menyimpan gelombang lautan kebanggaan dalam hatinya. Aku juga merasakan bahwa urang recehan sedekah pejalan kaki itu sama sekali tidak meruntuhkan harga dirinya. Meski demikian aku tetap hidup. Geraldine putriku, dunia yang kau hidup di dalamnya adalah dunia seni dan musik. Tengah malam saat kau keluar dari gedung teater itu, lupakanlah para pemuja kaya itu. Tapi kepada sopir taksi yang mengantarmu pulang ke rumah, tanyakanlah keadaan istrinya. Jika dia tidak punya uang untuk membeli pakaian untuk anaknya, sisipkanlah uang di sakunya secara sembunyi-sembunyi. Geraldine putriku, sesekali naiklah bus dan kereta bawah tanah. Perhatikanlah masyarakat. Kenalilah para janda dan anak-anak yatim dan paling tidak untuk satu hari saja katakan: "Aku juga bagian dari mereka". Pada hakikatnya kau benar-benar seperti mereka. Seni sebelum memberikan dua sayap kepada manusia untuk bisa terbang, ia akan mematahkan kedua kakinya terlebih dahulu. Ketika kau merasa sudah berada di atas angin, saat itu juga tinggalkanlah teater dan pergilah ke pinggiran Paris dengan taksimu. Aku mengenal dengan baik wilayah itu. Di situ kau akan menyaksikan para seniman sepertimu. Mereka berakting lebih indah dan lebih menghayati daripada kamu. Bedanya di situ tidak akan kau temukan gemerlap lampu seperti di teatermu. Ketahuliah bahwa selalu ada orang yang berakting lebih baik darimu. Geraldine putriku, aku mengirimkan cek ini untukmu, belanjakanlah sesuka hatimu. Namun ketika kau ingin membelanjakan dua franc, berpikirlah bahwa franc ketiga bukan milikmu. Itu adalah milik seorang miskin yang memerlukannya. Jika kau menghendakinya, kau dapat menemukan orang miskin itu dengan sangat mudah. Jika aku banyak berbicara kepadamu tentang uang, itu karena aku mengetahui kekuatan ‘anak setan' ini dalam menipu..... Geraldine putriku, masih ada banyak hal yang akan aku ceritakan kepadamu, namun aku akan menceritakannya di kesempatan lain. Dan aku akhiri suratku ini dengan, "Jadilah manusia, suci dan satu hati, karena lapar, menerima sedekah, dan mati dalam kemiskinan, seribu kali lebih mudah dari pada kehinaan dan tidak memiliki perasaan".

Minggu, Maret 25, 2012

RADIKAL BEBAS : TAK BISA DIHINDARI,TAPI BISA DIJINAKKAN


Oleh :Ridwan Miftakhul Rochman / 330 – FSS/BSPIR/F11

Abstrak
Pada metabolisme yang normal, tubuh menghasilkan partikel berenergi tinggi dalam jumlah kecil yang dikenal sebagai radikal bebas. Pada konsentrasi tinggi radikal bebas dan bahan sejenisnya berbahaya bagi mahluk hidup dan merusak semua bagian pokok sel. Radikal bebas juga mengganggu produksi normal DNA.Sehingga banyak masalah yang ditimbulkan oleh yang namanya “radikal bebas “ ini,mulai dari kanker,kerusakan hati,jantung koroner,penyakit syaraf,disfungsi otak,dan masih banyak lagi penyakit penyakit yang bersifat kronis yg ditimbulkan oleh radikal bebas.
Definisi
Sebenarnya apa sih yang dimaksud radikal bebas disini?
Radikal bebas adalah sekelompok bahan kimia baik berupa atom maupun molekul yang memiliki elektron tidak berpasangan pada lapisan luarnya. Merupakan juga suatu kelompok bahan kimia dengan reaksi jangka pendek yang memiliki satu atau lebih elektron bebas (Drodge W. Free)
Radikal bebas
adalah molekul yang relatif tidak stabil,mempunyai satu atau lebih elektron yang tidakberpasangan di orbit luarnya. Molekul tesebutbersifat reaktif dalam mencari pasanganelektronnya. Jika sudah terbentuk dalam tubuhmaka akan terjadi reaksi berantai dan menghasilkanradikal bebas baru yang akhirnya jumlahnya terusbertambah (Gomber)

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya, atau merupakan hasil pemisahan homolitik suatu ikatan kovalen. Elektron memerlukan pasangan untuk menyeimbangkan nilai spinnya, sehingga molekul radikal menjadi tidak stabil dan mudah sekali bereaksi dengan molekul lain, membentuk radikal baru.(Om Wikipedia)

Pembahasan

Dalam kehidupan kita di abad yang modern ini,radikal bebas bisa kita ditemukan di setiap jengkal langkah kita.Dari makanan yang kita makan,dari cahaya matahari yang kita nikmati ketika spring seperti sekarang ini,dan bahkan dari udara yang kita hirup.Waduh,trus gimana dong?
Tidak perlu cemas,asal kita tahu apa itu radikal bebas dan tahu apa saja yang harus dilakukan untuk menangkalnya,kita tidak perlu khawatir.
Karena si radikal bebas ini melanda tiap makhluk di muka bumi ini,bukan Cuma saya, anda ataupun kita,maka kita punya kesempatan yang sama untuk terkena,maupun melawannya.Radikal bebas terjadi dalam tubuh manusia secara normal,dengan kadar yang tidak membahayakan.Tapi jika kita hidup dengan kondisi yang bersinggungan dengan sumber sumber radikal bebas,maka kita juga harus getol meningkatkan pertahanan terhadap si sel nakal ini.

Sumber radikal bebas :

• Metabolisme tubuh sendiri (faktor endogen)
• Sinar Ultraviolet
• Zat kimia dalam makanan dan pengawetan
• Makanan yang sudah tidak segar
• Polusi udara,termasuk asap rokok dan kendaraan

Melihat dari sumber sumber ini,kita sadar bahwa kita memang tidak bias terlepas dari radikal bebas,maka sudah selayaknya kita melancarkan perlawanan terhadapnya.
Sekarang,sejauh mana radikal bebas itu mempengaruhi system tubuh kita?

Seperti yang kita tahu,sel selalu beregenerasi dan bermutasi,dan tubuh juga bermetabolisme (pencernaan,pernafasan,pembuangan).Tubuh menghasilkan radikal bebas,tapi juga menghasilkan antioksidan yang cukup untuk mengatasinya.Nah,masalahnya apa yang terjadi jika radikal bebas dari luar metabolisme tubuh kita menyeruak masuk tanpa permisi ke tubuh kita?
Yang terjadi adalah sel kita yang baik,di usili oleh sel sel nakal yang termutasi oleh radikal bebas,sehingga terjadi mutasi missal yang radikal dan melenceng dari fungsi sel itu sendiri.
Dari mutasi sel yang tidak sehat inilah muncul kanker,gangguan sel syaraf,pembuluh darah (dalam kasus ini 52% disebabkan oleh kolesterol,dan 48% disebabkan oleh radikal bbeas) dan semua penyakit kronis lainnya (kronis : bersifat menahun,atau pelan pelan untuk terbentuk)
Oleh karena itulah kita butuh antioksidan tambahan (eksogen)

Antioksidan

Oksidasi (penggunaan oksigen),secara umum tubuh kita menggunakan oksigen,dan itu menghasilkan radikal bebas.Jika tingkat radikal bebbas sudah tidak bias ditangani oleh antioksidan alami tubuh kita,maka kita memerlukan antioksidan dari luar.(contoh oksidasi apel)
Antioksidan merupakan zat yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi. Zat anti oksidan adalah substansi yang dapat menetralisir atau menghancurkan radikal bebas. Antioksidan juga sesuai didefinisikan sebagai senyawa- senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit. Antioksidan sangat banyak ditemui dalam sayuran,buah buahan dan tea.
Antioksidan secara umum dapat dibagi menjadi 2 golongan besar :1 ) yang larut dalam air, dan 2) yang larut dalam lemak.Dari 2 golongan ini dapat dikelompokkan menjadi banyak kelompok lagi.

Bagaimana antioksidan memerangi radikal bebas?

Antioksidan membantu menghentikan proses perusakan sel dengan cara memberikan elektron kepada radikal bebas. Antioksidan akan menetralisir radikal bebas sehingga tidak mempunyai kemampuan lagi mencuri elektron dari sel dan DNA. Proses yang terjadi sebenarnya sangat komplek tapi secara sederhana dapat dilukiskan seperti itu.Semacam polisi yang menangkap maling agar tidak bisa nyolong lagi,lalu memberikan para maling keterampilan untuk mencari nafkah yang halal setelah keluar dari penjara. 

Darimana sumber antioksidan?

Antioksidan bisa dengan mudah kita dapatkan dari makanan. Sayangnya banyak yang tidak mengetahui bahwa makanan tersebut sebenarnya banyak mengandung antioksidan sehingga mereka membeli suplemen antioksidan yang harganya cukup mahal. Beberapa contoh makanan sumber antioksidan antara lain :
Vitamin A : Wortel, brokoli, sayur hijau, bayam, labu, hati, kentang, telur, aprikot, mangga, dan ikan.
Vitamin C : Lada/merica, cabe, peterseli, jambu biji, kiwi, brokoli, taoge, kesemek, pepaya, stroberi, jeruk, lemon, bunga kol, bawang putih, anggur, raspberri, jeruk kepruk, bayam, tomat dan nanas.
Vitamin E : Asparagus, alpukat, buah zaitun, bayam, kacang kacangan, biji bijian, minyak sayur, sereal.
Karotin : Beta karoten, wortel, labu, sayur sayuran hijau, buah buah berwarna merah, tomat, rumput laut.
Polifenol : Tea, coklat, anggur, kulit buah, delima, wine.

Konklusi
Radikal bebas memang tidak bias kita hindari dalam kehidupan kita,tapi jika kita mengetahui apa itu radikal bebas dan bagaimana menjinakkannya,kita tidak perlu khawatir terhadapnya,meskipun begitu “لاتشرب السم اتكالا على ما عندك من الترياق"
Dengan menjaga keseimbangan antara radikal bebas yang masuk dan jumlah antioksidan yang kita konsumsi,kita bias mengendalikan dan menjinakkan efek dari radikal bebas.Semoga bermanfaat.

Disampaikan pada diskusi chai mingguan PPMI Pakistan

Selasa, Maret 20, 2012

MATEMATIKA KEHIDUPAN

Ilmu Pasti MATEMATIKA

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111

Hebatkah ??
Coba lihat simetri ini :

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

kurang hebat,,,,
Sekarang lihat ini

Kita selalu mendengar orang berkata dia bisa memberi lebih dari 100%, atau kita selalu dalam situasi dimana seseorang ingin kita memberi 100% sepenuhnya.
Bagaimana bila ingin mencapai 101%?
Apakah nilai 100% dalam hidup?
Mungkin sedikit formula matematika dibawah ini dapat membantu memberi jawabannya.

Jika ABCDEFGHIJKLMNO PQRSTUVWXYZ
Disamakan sebagai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Maka, kata KERJA KERAS bernilai :
11 + 5 + 18 + 10 + 1 + 11 + 5 + 18 + 19 + 1 = 99%

H-A-R-D-W-O-R-K
8 + 1 + 18 + 4 + 23 + 15 + 18 + 11 = 99%

K-N-O-W-L-E-D-G -E
11 + 14 + 15 + 23 + 12 + 5 + 4 + 7 + 5 = 96%

A-T-T-I-T-U-D-E
1 + 20 + 20 + 9 + 20 + 21 + 4 + 5 = 100%

Sikap diri atau ATTITUDE adalah perkara utama untuk mencapai 100% dalam hidup kita.
Jika kita kerja keras sekalipun tapi tidak ada ATTITUDE yang positif didalam diri, kita masih belum mencapai 100%.

Tapi,
LOVE OF GOD
12 + 15 + 22 + 5 + 15 + 6 + 7 + 15 + 4 = 101%

Luar biasa ya..

Selasa, Februari 21, 2012

MENDIDIK CALON PEMIMPIN,MEMIMPIN CALON PENDIDIK


Mendidik calon-calon pengasuh anak dan anak didik, pemimpin sektor-sektor kewanitaan dan kekeluargaan bersama membina masyarakat terdidik dengan baik.

Perguruan tinggi tempat/milliu mendidik calon-calon pemimpin, memimpin calon-calon pendidik. Birokrat memenej kehidupan/milliu agar terpimpin dan terdidik. Seharusnya usahawan, polisi, tentara dan lain-lain bekerjasama. Ta'awun!

Nasib Perguruan Tinggi/Universitas dinegara-negara berkembang kurang beruntung, hanya dimanfaatkan oleh pihak non akademisi untuk meningkatkan keuntungan mengurangi kerugian/kost. Maka buru-buru banyak PT menaikkan tarif nya langsung atau tidak langsung. PERGURUAN TINGGI PESANTREN suatu keunikan tersendiri. Konon dianggap disana hanya mendidik pak turut atau produsen generasi tertutup. Belum tahu dia! Sami'naa wa atha'naa, tidak asal pake', taat total, dengar total alias ibarat mata sudah buta ,tertutup lagi.

JUGA PESANTREN/PENDIDIKAN PUTRI UNIK!
Seperti Universitas, sektor sektor-sektornya terasa kurang berfungsi. Fasilitasnya relatif cukup, meskipun fasilitas itupun bukan jaminan kemajuan keberhasilan. Wanita melahirkan calon-calon pendidik dan pemimpin, bahkan calon-calon praktisi/pelaku profesi lain sementara wanita itu sendiri calon-calon pendidik dirinya sendiri.

Guru pejuang tidak pernah rela, mau dan merasa dijajah. Guru uang sudah terjajah sebelum dijajah, kalah sebelum kalah, mati sebelum mati, mengubur diri sebelum dikubur. Amit-amit!

Manusia itu guru, pemimpin dan manager pada skala/scope yang berbeda-beda, maka mampu JADI GURU itu MUTLAQ!
Why? Karena kebutuhan tak henti. Menjadi Guru al-Qur’an, umpamanya, Siapa yang bertanggungjawab mengajar ummat buta baca al-Qur'an dipelosok-pelosok desa, ditempat-tempat yang minus keislamannya, minus ekonominya dengan sukarela tanpa imbalan/gaji?
Dosa siapa meninggalkan Fardlu 'ain, Fardlu Kiffayah? Kapan dan dimana?

Juga IPTEK
Bisa berhasilkah, berjalankah tangungjawab pengembangannya hanya dengan Demontrasi? Dengan makalah, seminar, pidato? dan seterusnya?
Siapa yang mau? Tinggikan semangatnya? Semangat how to teach, how to manage, how to lead; Semangat dengan bekal to live segala zaman, tapi tetap siap, to do sampai to WORK LILLAH! LILLAH!


MENGAJAR SEBAGAI ASPEK PEMBINAAN Jiwa, watak kepribadian, akhlaq keilmuan disekolah, dimasyarakat dan medan yang lain. Seperti:
1. Kedewasaan, pendewasaan diri (kematangan) dalam:
• Berfikir ilmiah, tambah bahan, keyakinan meningkat wawasan keilmuan bertambah luas, berani menghukumi sesuatu dengan kebenaran tanpa dipengaruhi, diprovokasi, dibisiki; bercermin diri dengan cermin kejujuran.
• Kematangan fisik sesuai umur dengan kontrol kesehatan bila diperlukan disamping terus.
• Kontrol kekuatan dan keteguhan: istiqomah.
• Toleransi, rasa sosial berupa tolong menolong kebersamaan tanpa melupakan kebebasan berijtihad pribadi demi kemajuan.
• Inovasi, improvisasi
2. Keadilan, kejujuran sebagai mental wajib guru, pemimpin sehingga objektifitas mengajak kesabaran berdasar berasas yang benar.
3. Kesopanan dalam arti yang luas seperti beretika proseduril, tidak grusa-grusu menonjol-nonjolkan diri, merasa benar dan pintar sendiri.
4. Kecakapan menempatkan urutan prioritas dan skala/strata dari paling penting, lebih penting, penting, kurang penting hingga tidak penting, menjadikan guru sebagai panutan masyarakat dan bangsa.

Banyaknya masalah praktis, pengaruh ekonomi, miliu, sistem dan lain-lain, pada etika sekarang, menguji pengamatan psikologis pemimpin, guru dan manager. Bukan masanya lagi dan amat tidak pada tempatnya mudah-mudah, terburu-buru memakai madzhab dan aliran: POKOKNYAISME..!

Sekali-kali ia harus dipaksa berfikir "ka'annaka tamuutu ghodan", seakan-akan engkau mati esok hari; dengan perhitungan pertimbangan meninggalkan harapan ketenangan, idealisme dan amal/jariah; bemanfaat dan berkembang.

Vitalisasi generasi trampil ditampilkan dengan jujur, menghindari kesalahan pandangan dan sikap lama atau terdahulu (kolot): generasinya guru, ya'ni kekhawatiran (suu'uddhon) terhadap para penerus; sebelum dibekali tempaan mental kuat dan meyakinkan dalam menghadapi kehidupan. Kasihan generasi kan?!

Pandai meletakkan dengan tepat "fastabiqul khoiroot", dan "ta'aawanuu 'alal birri dan seterusnya", "falyatanaafasil mutanaafisuun". Tidak terjerembab dalam perpecahan untuk hubungan kedalam/internal. Paling tepat prinsip kedua, bertolong-tolongan atau ketiga, berpacu dalam kualitas dan kwantitas amal.

TOLONG MENOLONG DALAM KEBAJIKAN antara sesama ummat dan meningkatkan segala unsur-unsur ketaqwaan, bukan sebaliknya. Tolong menolong dilakukan dengan external ummat manusia termasuk non muslim. Berlomba-lomba terkadang sampai tingkatan persaingan kotor antara sesama ummat. Agak aneh rasanya !

Semua laku langkah guru/pemimpin dengan dasar keyakinan kebenaran ijtihadnya. Banyak yang kuat dipersalahkan orang tapi tidak beranjak dari ijtihadnya. "JELAS BERBEDA ORANG YANG LANGSUNG MELAKUKAN, MENGGELUTI, MENDALAMI SUATU PEKERJAAN DENGAN YANG TIDAK".

"ISTIQOMAH MERUPAKAN JAMINAN lindungan KEAMANAN DAN KESEJAHTERAAN DAN KEBAHAGIAAN MURNI". "BESAR HATI BUKAN BESAR KEPALA ATAU BESAR MULUT". KAPITAL MENTAL percaya diri SELALU DIGEROGOTI pihak musuh".

PARA ORANG TUA :
Jangan rela mewariskan anak-anak/generasi tanpa cita-cita! Generasi yang hilang atau keropos, kopong! Berdosa!

ANAK ANAK :
Jangan jadikan ORTU (Orang tua) Generasi gembos, invalid atau ompong, patah harapan! Berdosa!

Mengajar (guru) bukan kewajiban saja, tapi kebutuhan kudrat manusia atas alam semesta, posisinya sangat tinggi. Maka perbekalan (equipment) nya disiapkan, bukan sekedar kepuasan fisik, kerakusan, bebas tanpa kendali moral. Apabila tidak terkendali jadilah ia makhluq kejam, bengis melebihi makhluq lain pula. Sayangnya binatang-binatang modern lebih menguasai daripada yang manusia beradab. Terjadilah pelanggaran-pelanggaran vertikal dan horizontal.. Congkak memang!

"very good is not good" bagi kaum tak suka..waspadalah! waspadalah!
nggak aneh kan?

PEMBINAAN GURU saja? NO! PEMBINAAN DOSEN, REKTOR demikian pula...Itu (menuntut) ilmu juga, kan? Juga Kyai-kyai, ulama'-ulama'! Why not? Perlu!

Orang bijak berkata :
"Amat mudah bagi banyak manusia untuk menasehati, dan paling sulit bagi mereka tahu diri".

SUMBER-SUMBER CACADNYA GURU, PEMIMPIN dan lain-lain. Contohnya Ingin terkenal, minta dihormati, takut dibenci, berusaha agar disenangi ingin muridnya banyak, luas pengaruhnya, lancar hasil (materi)nya. Benar atau tidaknya, hati mereka yang menjawab. Memuakkan memang bila perilaku para pembina ummat, baik guru maupun pemimpin tampak sekali arah tujuannya materi, UUD (Ujung Ujungnya Duit). Entah berapa persennya. Kasihan umat yang beratus-ratus kali tertipu, terkecoh; terkecoh lagi oleh insan-insan panutan.



(Dari makalah KH Hasan Abdullah Sahal,yg disampaikan pada penataran Guru Baru)
edisi revisi 10 Juni 2007

Senin, Februari 20, 2012

DARI SISI YANG LEBIH SEDERHANA


Ini bagus , memang kadang2 kita disekolahin tinggi2 malah bikin kita jadi mikir yang susah2, padahal penyelesaiannya bisa jadi sangat mudah, naif, dan terkadang agak konyol. Hehehehe........
Efisiensi adalah suatu hal yang penting di dalam dunia manajemen. Sebagai seorang anggota tim yang baik, kita memiliki tanggung jawab bukan hanya dalam membawa tim kita mencapai tujuan bersama, tetapi juga tanggung jawab dalam mencari cara terbaik untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi. Tetapi seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.

Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini:

1. Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.

Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong.

Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda . Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri
yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

2.Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka
tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar.
Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi
nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai
dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.

Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?.Mereka menggunakan pensil!.

3. Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu
tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.

Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang.
Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani.
Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu
hal, "Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu".
Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatian! nya dari pekerjaan"menunggu" dan merasa "tidak sekedar menunggu lift".

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.

"Bila kita melihat pada apa yang tidak kita punya di dalam hidup kita, kita tidak akan memiliki apa-apa.

Tetapi bila kita melihat pada apa yang ada di tangan kita, kita memiliki segalanya."

...Beri inspirasi ke teman kamu !!!
...dan tetap semangat...!!!!

POSITIF BERFIKIR


Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki.
Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan
rumah dapat ditanganinya dengan baik.
Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami
serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak
suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan
marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak
sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan
berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki
di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog
bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya.
Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian,
Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu :

"Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan
saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya.

"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang
bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa
jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?"
Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah,
mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang
dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada
seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak,
tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.
Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".
Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung
menghilang, napasnya mengandung isak.
Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas
membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan
anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu
& kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada
di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan
kehadiran mereka menghangatkan hati ibu".
Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman
dengan visualisasi tsb.

"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya
"Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah
buat ibu?"

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat
dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif
dapat dilihat secara positif".

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal
karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu
disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah
seorang psikolog terkenal yang mengilhami
Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP
(Neurolinguistic Programming) . Dan teknik yang
dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana
kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga
sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif,
salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.

Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :

Saya BERSYUKUR;

1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya
makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan
dengan orang lain
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton
TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di
bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal,
karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu
artinya saya bekerja dan digaji tinggi
5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus
saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami
dikelilingi banyak teman
6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu
artinya saya cukup makan
7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari,
karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras
8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah,
karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat
9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya,
karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup
10. Untuk dst...

APA ITU BOSAN?


Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.

Tamu :"Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"

Pak Tua :
"Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."

Tamu :"Kenapa kita merasa bosan?"

Pak Tua :"Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki."

Tamu :"Bagaimana menghilangkan kebosanan?"

Pak Tua : "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya."

Tamu :"Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"

Pak Tua:"Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"

Tamu :"Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua."

Pak Tua :"Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."

Tamu: "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"

Pak Tua :
"Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya."

Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.

Tamu :"Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?"

Pak Tua :"Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan."

Tamu :"Contohnya? "

Pak Tua :"Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu."

Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.



Tamu :

"Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain
sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaibanpun terjadi.
Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?"


Sambil tersenyum Pak Tua berkata:


"Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria."

Sabtu, Februari 11, 2012

Umar,dan Koran Korannya


Di perempatan jalan, Umar, seorang anak kecil berlari-lari menghampiri mobil yang berhenti di lampu merah, dia membiarkan tubuhnya terguyur air hujan, hanya saja dia begitu erat melindungi koran dagangannya dengan lembaran plastik. “Korannya bu !” seru Umar berusaha mengalahkan suara air hujan. Dari balik kaca mobil si ibu menatap dengan kasihan, dalam hatinya dia merenung anak sekecil ini harus berhujan-hujan untuk menjual koran. Dikeluarkannya satu lembar dua puluh ribuan dari lipatan dompet dan membuka sedikit kaca mobil untuk mengulurkan lembaran uang. “Mau koran yang mana bu?”, tanya Umar dengan riang. “Nggak usah, ini buat kamu makan, kalau koran tadi pagi aku juga sudah baca”, jawab si ibu. Si Umar kecil itu tampak terpaku, lalu diulurkan kembali uang dua puluh ribu yang dia terima, “Terima kasih bu, saya menjual koran, kalau ibu mau beli koran silahkan, tetapi kalau ibu memberikan secara cuma-cuma, mohon maaf saya tidak bisa menerimanya”, Umar berkata dengan muka penuh ketulusan. Dengan geram si ibu menerima kembali pemberiannya, raut mukanya tampak kesal, dengan cepat dinaikkannya kaca mobil. Dari dalam mobil dia menggerutu “Udah miskin sombong!”. Kakinya menginjak pedal gas karena lampu menunjukkan warna hijau. Meninggalkan Umar yang termenung penuh tanda tanya. Umar berlari lagi ke pinggir, dia mencoba merapatkan tubuhnya dengan dinding ruko tempatnya berteduh.Tangan kecilnya sesekali mengusap muka untuk menghilangkan butir-butir air yang masih menempel.

Sambil termenung dia menatap nanar rintik-rintik hujan di depannya, “Ya Tuhan, hari ini belum satupun koranku yang laku”, gumamnya lemah. Hari beranjak sore namun hujan belum juga reda, Umar masih saja duduk berteduh di emperan ruko, sesekali tampak tangannya memegangi perut yang sudah mulai lapar.Tiba-tiba didepannya sebuah mobil berhenti, seorang bapak dengan bersungut-sungut turun dari mobil menuju tempat sampah,”Tukang gorengan sialan, minyak kaya gini bisa bikin batuk”, dengan penuh kebencian dicampakkannya satu plastik gorengan ke dalam tong sampah, dan beranjak kembali masuk ke mobil. Umar dengan langkah cepat menghampiri laki-laki yang ada di mobil. “Mohon maaf pak, bolehkah saya mengambil makanan yang baru saja bapak buang untuk saya makan”, pinta Umar dengan penuh harap.Pria itu tertegun, luar biasa anak kecil di depannya. Harusnya dia bisa saja mengambilnya dari tong sampah tanpa harus meminta ijin. Muncul perasaan belas kasihan dari dalam hatinya. “Nak, bapak bisa membelikan kamu makanan yang baru, kalau kamu mau”, “Terima kasih pak, satu kantong gorengan itu rasanya sudah cukup bagi saya, boleh khan pak?”, tanya Umar sekali lagi. “Bbbbbooolehh”, jawab pria tersebut dengan tertegun. Umar berlari riang menuju tong sampah, dengan wajah sangat bahagia dia mulai makan gorengan, sesekali dia tersenyum melihat laki-laki yang dari tadi masih memandanginya.

Dari dalam mobil sang bapak memandangi terus Umar yang sedang makan. Dengan perasaan berkecamuk di dekatinya Umar. “Nak, bolehkah bapak bertanya, kenapa kamu harus meminta ijinku untuk mengambil makanan yang sudah aku buang?”, dengan lembut pria itu bertanya dan menatap wajah anak kecil di depannya dengan penuh perasaan kasihan.”Karena saya melihat bapak yang membuangnya, saya akan merasakan enaknya makanan halal ini kalau saya bisa meminta ijin kepada pemiliknya, meskipun buat bapak mungkin sudah tidak berharga, tapi bagi saya makanan ini sangat berharga, dan saya pantas untuk meminta ijin memakannya “, jawab si anak sambil membersihkan bibirnya dari sisa minyak goreng. Pria itu sejenak terdiam, dalam batinnya berkata, anak ini sangat luar biasa. “Satu lagi nak, aku kasihan melihatmu, aku lihat kamu basah dan kedinginan, aku ingin membelikanmu makanan lain yang lebih layak, tetapi mengapa kamu menolaknya”.Si anak kecil tersenyum dengan manis, “Maaf pak, bukan maksud saya menolak rejeki dari Bapak. Buat saya makan sekantong gorengan hari ini sudah lebih dari cukup. Kalau saya mencampakkan gorengan ini dan menerima tawaran makanan yang lain yang menurut Bapak lebih layak, maka sekantong gorengan itu menjadi mubazir, basah oleh air hujan dan hanya akan jadi makanan tikus”, “Tapi bukankah kamu mensia-siakan peluang untuk mendapatkan yang lebih baik dan lebih nikmat dengan makan di restoran di mana aku yang akan mentraktirnya”, ujar sang laki-laki dengan nada agak tinggi karena merasa anak di depannya berfikir keliru. Umar menatap wajah laki-laki didepannya dengan tatapan yang sangat teduh, “Bapak!, saya sudah sangat bersyukur atas berkah sekantong gorengan hari ini. Saya lapar dan bapak mengijinkan saya memakannya”, Umar memperbaiki posisi duduknya dan berkata kembali, “Dan saya merasa berbahagia, bukankah bahagia adalah bersyukur dan merasa cukup atas anugerah hari ini, bukan menikmati sesuatu yang nikmat dan hebat hari ini tetapi menimbulkan keinginan dan kedahagaan untuk mendapatkannya kembali di kemudian hari”, Umar berhenti berbicara sebentar, lalu diciumnya tangan laki-laki di depannya untuk berpamitan.Dengan suara lirih dan tulus Umar melanjutkan kembali, “Kalau hari ini saya makan di restoran dan menikmati kelezatannya dan keesokan harinya saya menginginkannya kembali sementara bapak tidak lagi mentraktir saya, maka saya sangat khawatir apakah saya masih bisa merasakan kebahagiaannya”. Pria tersebut masih saja terpana, dia mengamati anak kecil di depannya yang sedang sibuk merapikan koran dan kemudian berpamitan pergi.”Ternyata bukan dia yang harus dikasihani, Harusnya aku yang layak dikasihani, karena aku jarang bisa berdamai dengan hari ini”

Pertanyaan Refleksi :

1. Apa yang kamu pikirkan tentang cerita ini?

2. Seandainya Anda dihadapkan dengan kondisi seperti si penjual koran, bagaimana sikap Anda? (Sebelum beranjak ke pertanyaan ke-3, renungkan jawabannya, jawab dalam hati Anda)

3. Bagaimana wujud/bukti kalau Anda memang mensyukuri hidup Anda sekarang ini? (renungkan, jawab dalam hati)

4. Sudahkah orang-orang di sekeliling merasakan aura postif dari diri Anda karena Anda mampu berdamai dengan hari ini? Seperti Umar

sumber : Guyon Yook

Jumat, Februari 10, 2012

SEMANGKOK BAKMI


Seorang anak bertengkar dengan ibunya dan meninggalkan rumah. Saat berjalan ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Ia melewati sebuah kedai bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkok bakmi karena lapar. Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu bertanya "Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?"

"Ya, tetapi aku tidak membawa uang," jawab anak itu dengan malu-malu. "Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,"jawab si pemilik kedai.

Anak itu segera makan. Kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa Nak?" Tanya si pemilik kedai. "Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yg baru kukenal memberi aku semangkuk bakmi tetapi ibuku sendiri setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah. Kau seorang yang baru kukenal tetapi begitu peduli padaku.

Pemilik kedai itu berkata "Nak, mengapa kau berpikir begitu? Renungkan hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi, nasi dll sampai kamu dewasa, harusnya kamu berterima kasih kepadanya.

Anak itu kaget mendengar hal tersebut. "Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu?
Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal aku begitu berterima kasih,
tetapi terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak peduli.

Anak itu segera menghabiskan bakminya lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih & cemas. Ketika melihat anaknya, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Nak, kau sudah pulang, cepat masuk, aku telah menyiapkan makan malam."

Mendengar hal itu, si anak tidak dapat menahan tangisnya & ia menangis di hadapan ibunya.

Sekali waktu kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yg diberikannya pada kita. Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita sering lupa untuk berterima kasih.